Iklan

Friday, January 2, 2009

Kunjungan hari kathina ke vihara gunung sitoli nias





Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa (tikkhattum)3x


Disaat itu kami bersama rombongan berpisa dari rombongan yang lain menujuh ke nias dan rombongan yang lain menujuh pulang dari sibolga nenujuh nias dan rombongan lain dari Bante Pannasami menujuh pulang dari silboga menujuh Medan,dan rombongan dari Bante Punnajato menujuh ke nias dengan naik kapal laut dan dari rombongan Bante Pannasami naik mobil menujuh pulang,sehingga kami yang naik kapal laut nenujuh nias itu,dengan tujuan untuk melaksanakan hari kathina di vihara gunung sitoli di nias,tujuan dan dilakukan berupa sprituality dari acara hari kathina itu,dengan pengambilan sila,baca parita,dharmmadesana,persembahan jubah kepada anggota sangha,dan penutupaan dengan menyayikan lagu di hari kathina.

Selama dinias dengan perjalanan sprituality dan kami ginap satu hari dan sisa waktu yang ada kami lakukan dengan kunjungan parawisata di daerah itu,berupa kunjungan musium yang di kelolah oleh Romo Tapakwong,kemudian yang dapat dilihat berupa prasejarah dari peningalan dari nenek moyang dari suku nias itu berupa ukiran dari batu,ukiran dari kayu,patung kayu,patung batu,alat-alat rumah tangga pada jaman itu,berupa kursi kayu,kursi batu,perhiyasan,baju adat setempat,baju kerajan,baju perang dan senjata perang dan berburu,tombak,golok,rumah adat berbagai bentuk disainer suku setempat sampai dengan peti mati dan lain-lain.

kemudian selesai kunjungan parawisata itu dan di waktu pulang dan sisa waktu yang ada kami manfaatkan dengan kunjuangan kepantai dengan rombongan dari umat dan melihat keindahan alam pantai dari sekian kepulauan yang di kelilingi oleh air laut dan pantai itu,jadi kami berfoto sejenak dengan umat yang ada pada waktu itu bersama Romo Tapakwong,dr roslina,dan umat lainnya berseta ikut juga dengan Bante Punnajato,Bante candasilo yang kebetulan tahun ini melaksanakan hari kathina di nias di gunung sitoli itu.

Sehingga pada waktu yang bersamaan dan waktu untuk berangkat menujuh kota medan,maka kami dan rombongan menujuh kebandara dan menuggu pesawat yang menujuh ke Medan itu.dan kemudian kami sampai ke Medan dengan selamat dan kembali ke vihara Buddha Sujata dimana kami berdomisili dan tinggal itu.

Thursday, January 1, 2009

Gambar dari kunjungan objcek Sprituality dari SAGIN



href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgh7XqoorgRXC2OymfWzjLc6fcydTwka5leSQ7q23W2fq5rwfiMRZGD3qlM1zIuiyKCuqCkuFGuoj-u0LN6FnoNmGqxfdwxcY6KcsHzgfJ-8pIurqnSEFEWek7GAPwRtS4QzOtxzy1QsRk/s1600-h/23102008(021).jpg">

Ini adalah Sprituality dari kunjungan tour parwisata di Air terjun sigura-gura yang kebetulan ada sebatang pohon berigin yang cukup besar dari pandangan mata,pada waktu itu melihat sebatang pohon sangat besar dan berpintu dan berlobang keatas,kemudian bermeditasi dan melihat air terjun yang sangat indah dipandang mata yang tidak jauh dari pandangan mata,tour kathina sangat banyak yang di lakukan terutaman dengan kunjungan sprituality dari acara hari kathina itu,berupa kunjungan ke vihara dan cetiya yang ada pada saat itu,tidak lupa dengan kegiatan yang parawisata kunjungan di daerah objeck parawisata yang ada,sehingga sprituality banyak di kembangkan berupa Cerama Dharmma dan dhamma desana di setiap vihara dan cetiya yang ada pada kegiatan hari kathina itu.

Dari setiap cerama dhamma yang dapat dikembangkan berupa sprituality Phisycology kehidupan umat berumah tangga sampai dengan kehidupan sehari-hari dari masyarakat daerah masing-masing yang ada baik konsultasi dari setiap tanyak-jawab yang ada dari setiap pengalaman yang berbeda-beda itu,sehingga dapat masukan pengalaman dari setiap hari kathina dimana dilaksanakan setiap tahunnya.


Disamping itu kami dari anggota SAGIN yang melaksanakan sprituality dari kunjungan di hari kathina yang pass melewati berbagai objeck parawisata yang ada,seperti dengan gambar yang ada dimana kami lagi selesai untuk megadakan makan siang di pos dimana pondok yang tersedia di antara jembatan dan sungai yang airnya mengalir cukup deras,dan kami makan bersama di antara tepi sungai yang mengalir sangat deras,sehingga selesai dan melihat sekitar areal sungai itu dan menikmati sedikit paroalam yang ada di sekitar sungai itu.

Wednesday, November 26, 2008

Mulai untuk perjalanan ketanah jawa untuk sidang Shang Agung Indonesia di (Jakarta)


Welcome Comments For MySpace

MySpace Comments & MySpace Graphics

MySpace Comments

Namo tassa bhagavato Arahato Sammasambuddhassa.(tikkhattum)3x

Pujisukur kepada rakmat Tuhan Yang Maha Esa untuk siap-siap kami melaksakan tugas mulia dengan memgikuti Sidang Shanga Agung Indonesia di pulau jawa,tentunya di pusat jakarta adapun dari kegiatana sebelum berangkat yaitu:seperti biasa melaksanakan tugas mulia seorang bhikkhu menjalankan Sprituality dari Vinaya,samadi,dan panna,sehingga Pindapatta sebagai tugas dan kewajiban seorang bhikkhu Therawada selain itu mendapat undangan makan siang oleh umat dan sprituality dari undangan kegiatan sehari-hari dari umat seperti halnya dengan contoh:undangan tempat pemberkatan rumah lama dan baru,undangan makan siang di tempat umat,undangan orang sakit,undangan orang meninggal atau orang mati,sampai dengan bakti sosial untuk membantu umat atau orang yang kekurangan seperti dengan bakti sosial dari bencana alam,kebakaran rumah,gempa bumi,bencana lama yang lain.

Dapat di lihat dari pandangan mata kehidupan sehari-hari dari sprituality dengan ikut andil dalam kehidupan manusia atau umat yang kekurangan dalam bentuk batin dan jasmani untuk ikut andil dalam melihat penderitaan orang lain yang kekurangan,baik kebahagian untuk menolong diri sendiri dan orang lain yang tentunya banyak yang terbentuk organisasi untuk membantu anggota Shang supaya dapat menjalankan tugas mulia dengan baik.

jadi tidak lupa kami siap-siap untuk berangkat ke tanah jawa pusat jakarta untuk mengikuti acara sidang Shanga Agung Indonesia,bertempat pada keberangkatan kami pada tanggal 29/11/2008 jadi jauh hari kami siap-siap untuk tentunya siap mental dan pikiran,badan jasmani dan rohani sampai dengan siap untuk kebutuhan pokok para bhikkhu seperti halnya dengan siap dari juba,patta,shangatik,sebung,dan alat-alat kebutuhan pokok para bhikkhu,sehingga sampai dengan persiapan diri untuk saya sendiri yaitu :bhikkhu candasilo untuk siap dalam lembaran baru memasuki anggota baru dari shanga Agung Indonesia yang akan bersidang di pulau jawa tentunya jakarta pusat.

sejauh itu saya pribadi yaitu:Y.M Bhikkhu candasilo siap untuk ikut dalam organisasi anggota Shanga Agung Indonesia yang akan bersidang di jakarta pusat,baik mental sprituality dari badan jasmani dan rohani siap untuk mengikuti acaranya sidang sampai selesai dan masuk anggota Shanga Agung Indonesia itu.

Tuesday, November 18, 2008

Motifasi seorang bhikkhu :Sekolah,belajar,ilmu pengetahuan,Menimbah ilmu setinggi langit:from :Tjung teck S.Ag...?science Universal...?/

Angel Comments For MySpace

MySpace Comments & MySpace Graphics

MySpace Comments

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa (tikkhattum)3x



Pare ca na vijananti
Mayamettha yamamase
Ye ca tattha vijananti
Tato sammanti medhaga. (1:6) bab 1 YAMAKA VAGGA

Artinya : Masih banyak orang yang tidak mengerti,mengapa kita dapat binasa di dunia ini akibat perselisihan.ia yang memahami kebenaran ini,akan dapat melenyapkan perselisihan.

Melihat dari banyaknya perjuangan hidup sebagai manusia dapat di hayati dengan seksama dimana manusia dapat dilihat dengan baik didalam kehidupannya dimana berada,tentuya sisi kehidupan yang umat yang berumah tangga akan dapat dilihat masalah dalan kehidupannya sehari-hari,seperti halnya dengan perselisihan yang bisa terjadi akibat dari prilaku dan sifat dari etika moral setiap manusia baik hidup dilingkungan dimana berada,misalnya :terjadi masalah perselisihan akibat dari hawa nafsu keinginan yang tak terkendali yang mengakibatkan terjadinya konfik antara sesamanya,seperti bisa dilihat dengan terjadinya konfik dari kekuasan dari setiap bangsa yang ada di dunia ini,misalnya tidak jauh bisa dilihat dengan konfik antara orang tua dan anak,anak dan saudaranya,anak dan anak tetangga,orang tua dan tetangga,sampai dengan orang tua dan masyarakat dan anak konfil dan masyarakat,sampai dengan masyarakat negara sama negara masyarakat bangsa lain dan lain-lainya.

sehingga banyak pertanyakan dari semua pihak ",Mengapa kita dapat binasa di dunia ini akibat perselisihan,yahhh...........?seperi tadi yaitu kalau perselisihan yang bisa dilihat dari dalam keluarga saja,banyak cerita masalah yang bisa diungkap dengan baik seperti halnya dengan ini:seorang anak kepada saudaranya dengan perselisihan hawa nafsu keingian yang tak tercapai misalnya:adik dan abang saling berselisihan dengan memperebutkan harta benda dengan warisan tertentu,jadi kalau perselisihan itu terjadi dimana kedua belah pihak salah satu yang di rugikan maka mengakibatkan perselisihan yang kecil sampai yang besar,sampai dengan perselisihan dan permusuhan yang tentunya dapat terjadinya konfik masa waktu yang lama,kalau perselisihan itu tidak diselesaikan dengan baik.

berusaha yang baik untuk didalam kehidupanya sehari-hari karena manusia yang saling mempertahankan kehidupan dengan sesamanya dimana manusia hidup berdampingan sesamanya untuk mempertahankan kehidupanya dimana di lingkungan manusia itu berada,jadi pegendalian diri dalam kehidupan sangat penting untuk saling hormat-menghormati sesamanya dimana berada,supaya tidak terhindar dari perselisihan dan konfik yang berkepanjangan sampai dengan perang saudara,parang desa,perang kampung,perang desa dan kampung,perang kampung dan kota ,perang kota dan kota ,perang propinsi sampai dengan perang negara dan bangsa dan sebagainya.Apabilah perselisihan itu terjadi maka akibatnya dapat binasa di dunia ini yang di akibatkan oleh perselisihan itu.

kemudian oleh sebab itu perselisihan yang terjadi baik didalam keluarga itu bisa terjadi akibat dari ketidak pahaman dari setiap kehidupan dimana berada sesamanya baik di lingkungan dimana manusia itu berada,jadi alangka baiknya dimana manusia itu dapat memahaminya masalah perselisihan,maka dapat memahaminya kebenaran ini dan tentunya akan dapat melenyapkan perselisihan.Apabila hidup manusia dapat memehaminya dari setiap sisi kehidupanya dimana berada baik di lingkungannya berada maka perdamian dari setiap perselisihan dapat terjadi dimana manusia itu hidup bersama dengan berdampingan sesamanya,jadi setiap perselisihan dapat terjadi dimana saja dan disaat apa saja bisa terjadi sesama manusia,baik orang kaya dan miskin,baik dan buruk bisa terjadi disaat itu juga.


Sabbe satta Bhavantu Sukitata

(semoga semua makhluk hidup berbahagia)





Mettacittena.



oleh :Ven. Y.M. Bhikkhu candasilo





NB:keterangan lebih lanjut dapat dihubungi Alamat E_mail :www.candasilo@yahoo.com

Sunday, November 16, 2008



Namao tassa bhagavato arahato sammasambuddhassa.(tikkhattum)3x

Perbuatan kebajikan dan berbuat baik dengan tampah mengeluh sedikit pun itu adalah perbuatan buah karmma baik yang tiada bandingnya didunia ini ibaratkan harta yang tak perna lenyap oleh ruang dan waktu,maka banyak berbuat baik sebagai amal kebajikan sebagai umat manusia untuk bekal dihari tua,sehingga banyak melihat ilmu pengetahuan di dunia ini yang tidak ada batas dan waktu dengan luasnya kehidupan alam cakrawala dunia universal ini, atau oleh :Ven.Y.M. Bhikkhu candasilo sampai dengan Alamat E_mail :candasilo@yahoo.com

The kathina day to Sprituality of Buddha :from : Tjung teck S.Ag ../ Hari kathina dari Buddha ...?/oleh :Ven Y.M.Bhikkhu candasilo.?/science sprit.

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa (tikkhattum)3x

Akkocchi mam,avadhi mam
Ajini mam ahasi me
ye tam na upanayhanti
Veram tesupasammati. (1:4) Bab 1 : YAMAKA VAGGA

Artinya :Mereka yang memendam kebencian di dalam dirinya dan tidak berpikir : "ia telah menyiksa diriku,ia telah memukul tubuhku,ia telah mengalahkan aku,ia telah merampas barang-barangku ", maka kebencian akan lenyap dari batinya.

Melihat Sprituality dari Ajaran shang Buddha dapat diketemukan begitu banyak masalah yang timbul akibat dari pertikaian dan permusuhan, yang diakibatkan oleh kebutuhan pokok sandang dan pangan,maka mereka yang memendam kebencian di dalam dirinya dan tidak berpikir bahwa akibat yang di timbulkan akan membuat suatu masalah yang lama dan yang baru akan muncul lagi disetiap saat,sehingga saling mempertahankan hak milik dan jadi hak milik yang dapat di perdagangkan dengan jaul dan beli,seperti dengan jual beli rumah,alat-alat rumah tangga,sampai dengan pangan makan baik satu piring nasi kalau orang miskin sangat membutukannya itu bisa terjadi pertikian dan permusuhan.maka ada yang tidak berpikir ia telah menyiksa diriku yang seolah-olah didalam pikiran muncul se piring nasi tidak membagikan kepada anaknya di kalah lapar dan seperti orang kaya yang ada harta yang melimpah tidak membagikan sedikit yang merasa membutukan harta,seperti pakir miskin,panti jompo anak yatim piatu dan yang tertimpa musibah dari berbagai bencana alam dan sebagainya.

kembali dengan kehidupan dimana manusia mulai berpikir bahawa setiap kehidupan akan memgalami kelahiran dan pertumbuhan,dewasa,hari tua dan terserang penyakit,sehingga mengalami kematian,baik siapa saja baik raja,presiden,mentri,orang kaya,orang miskin dan lain-lain,pasti akan mengalami itu.Apabila berpikir ia telah memukul tubuhku,maka orang itu masih di liputi oleh kekotoran batin dari kilesa,dan disaat dimana orang itu belum mempahami dimana hidup baik hidupnya penuh kemiskinan dan penuh kekayan,itu hanya sementara dari setiap kehidupan disuatu saat akan berpindah tangan dari yang lain,jadi hidup ini tidak kekal apa adanya.perbuatan baik adalah yang bisa bertahan dan dibawak dikemudian hari,tidak lain seperti banyak berdana dan menanam buah karmma baik untuk menolong sesamanya baik dimana berada,jangan oleh pikiran yang memendam di dalam pikiran seolah-olah kebencian selalu menghantui dirinya dimana berada baik lingkungan dimana manusia itu hidup.

sejauh itu kehidupan manusia dapat dilihat dari kehidupannya sehari-hari dimana manusia itu hidup berdampingan sesamanya,baik dimana dan lingkungan manusia itu hidup,jadi apabila seseorang yang tidak memendan kebencian di dalam hidupnya,maka ia akan bahagia di dalam hidupnya seperti tidak merasa ia telah menyiksa diriku,ia tidak memukulku baik ucapan baik penganiyayan baik jasmani dan rohani,ia tidak mengalahkan aku,maka ia akan hidup berbahagia dan tenang tidak merasa dirugikan dengan persaingan hidup dimana baik kebutuhan pokok pangan dan sandang dan tidak merasa dikalakan dan dimenagkan,atau ia telah merampas barang-barangku tidak ada memendam kebencian dari pikiran dan lelah melepas untuk menolong sesaman manusia yang membutukan pertolongan,maka kebencian akan lenyap dari batinya.



Sabbe Satta Bhavantu Sukitata

(semoga semua makhluk hidup berbahagia)




Mettacittena :



oleh : Ven. Y.M. Bhikkhu candasilo




NB:keterangan lebih lanjut hubungi Alamat E_mail :www.candasilo@yahoo.com

Tuesday, November 11, 2008


Ini adalah gambar yang di rancang untuk melihat kunjungan di hari kathina bersama dengan anggota SAGIN,adapun perjalan dihari kathina dengan Sprituality kunjungan dari Vihara dan Cetiya yang berada di Sumatera Utara dengan keliling di hari kathina sampai dengan kunjungan parawisata daerah dimana kunjungan vihara dan cetiya itu berada.